Posted by: sukasukanulis on: Januari 29, 2008
Dear Diary,
Tanggal 27 Januari 2008, aku sontak mendengar kabar Bapak Soeharto telah wafat., entah mengapa tiba-tiba ada rasa kehilangan dari dalam hatiku.
Diary, aku tahu Sang Jendral itu tidak tahu akan diriku, dan aku tahu dia tidak tahu jika aku ini sebenarnya pernah hadir dekat dengannya.Dia memang tidak mengenal diriku.
Diary…Diary…
Sebenarnya aku ingin memberitahumu….bahwa sebenarnya sang Jendral itu pernah melihatku…kala itu aku masih kanak-kanak, duduk di bangku kelas 1 sampai 6 SD, pernah beberapa kali Sang Jendral datang ke kotaku dan melewati jalan di depan sekolahku. Kau bisa ingat? waktu itu….aku dan semua teman-temanku satu sekolah berbaris rapi tepat di depan sekolah dan dekat dengan jalan raya, bersiap dengan bendera merah putih yang terbuat dari kertas dan ditempelkan pada lidi yang berukuran hanya 30 cm. Kami semua setia menunggu Presiden terhormat melintasi sekolah kami ini.
Perlahan beberapa barisan motor polisi yang berbaris dua-dua datang dengan suara sirenenya yang syahdu, dan dengan penuh kehati-hatian motor-motor itu diikuti barisan mobil sedan berwarna hitam legam berikut juga kaca jendela mobil, ingin rasanya aku bisa melihat wajah penuh senyum dan penuh ketenangan itu tanpa dihalangi oleh kaca mobil berwarna hitam kelam yang terkesan arogan itu.
Tapi…. dengan begitu aku sudah bahagia, dan mungkin juga teman-teman satu sekolah…kami semua melambai-lambai, tersenyum dan bendera merah putih melayang-layang karena lambaian kami semua…….Dan aku tahu ada lambaian dan senyuman dibalik kaca gelap itu.
Diary, kini Sang Jendral itu telah pergi dengan tenang…kubiarkan air mata ini menitik perlahan dari pelupuk mataku, dan aku hanya bisa berdoa…semoga ia damai disana…
Dari anak bangsa, yang akan selalu mengenang jasa-jasamu, terima kasih Jendral sejati…..karena kerja kerasmu, rasa bahagia dan bangga menjadi bangsa ini pernah aku nikmati, kini bangsa ini telah kehilanganmu…dan bangsa ini tidak akan berhenti sampai disini untuk meneruskan semangat juangmu.
Selamat jalan Jendral Sejati…..